• Kontak
  • Pedoman Cyber
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Metro Info News
  • NEWS
    • NASIONAL
      • PEMERINTAH
    • DAERAH
    • MAKASSAR
  • EKONOMI
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
    • HUKUM
    • KRIMINAL
  • SOSIAL
    • POLITIK
    • SENI DAN BUDAYA
  • RAGAM
    • DAKWAH
    • OLAHRAGA
    • OPINI
    • ADVERTORIAL
    • WISATA
  • TNI/Polri
No Result
View All Result
  • NEWS
    • NASIONAL
      • PEMERINTAH
    • DAERAH
    • MAKASSAR
  • EKONOMI
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
    • HUKUM
    • KRIMINAL
  • SOSIAL
    • POLITIK
    • SENI DAN BUDAYA
  • RAGAM
    • DAKWAH
    • OLAHRAGA
    • OPINI
    • ADVERTORIAL
    • WISATA
  • TNI/Polri
No Result
View All Result
Metro Info News
No Result
View All Result
  • NEWS
  • EKONOMI
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • SOSIAL
  • RAGAM
  • TNI/Polri
Home MAKASSAR

Alat Angkut RTG Peti Kemas Sering Rusak, Usaha Ekspedisi Merugi

Mei 12, 2020
in MAKASSAR
0
Share on FacebookShare on Twitter
Post Views: 22

Makassar |Terminal Peti Kemas Makassar, merupakan salah satu inti segmen usaha yang ada di PT pelabuhan Indonesia lV (Persero ) dan telah dideklarasikan pada bulan Agustus 2007 silam, sebagai pelayanan khusus terkait Petikemas.Dan seiring pertumbuhan kontainerisasi yang melalui pelabuhan Makassar.

Tetapi seiring waktu juga, terminal Peti Kemas Makassar yang beralamat di Jalan Nusantara no.329, Pattunuang, Kecamatan Wajo,
yang masih anak Badan Usaha Milik Negara( BUMN) dibawah naungan Pelindo IV Makassar. Hampir selalu mendapatkan sorotan dari sejumlah pengusaha ekspedisi terkait alat rubber tyred gantry crane (RTG) yang mengalami macet atau rusak pada alat angkutnya.

Baca:

Polsek Tombolopao Selesaikan Kasus Pengancaman Kepala Desa Kanreapia Lewat Restorative Justice

Tragedi Anak Sekolah dan Negara yang Gagal Berpihak

Menularkan Spirit Menulis di SMP Negeri 6 Polongbangkeng Utara Takalar

Pembina IWO-I DPW Sulsel Raih Gelar Doktor Cumlaude di UNM

“Sudah lama hal seperti itu terjadi di terminal Peti Kemas, saya sudah lama disini mulai tahun 1997, mulai hal kecil, besar, banyak sedikit saya tahu dan paham,”ucap salah satu sumber yang namanya tidak ingin dipublis sebab takut nanti bisnis eskpedisinya terancam, Senin 11 Mei 2020.

Hal yang biasa terjadi masalah alat angkut, angkat, Rubber Tyred Gantry Crane (RTG), terkadang macet atau rusak. Sementara alat angkut ini berfungsi untuk memindahkan kontainer dari heaf truck ke container yard atau sebaliknya dan sebagai pengatur tumpukan susunan kontainer.Bila alat ini macet, terjadi antrian yang panjang di terminal Peti Kemas, maka barang ekspedisi yang berada di dalam kontainer terjadi penumpukan. Bila penumpukan berlangsung lama, barang ekspedisi kami kena cas dan harus dibayar sementara bukan salah kami.Hal inilah yang membuat pihak ekspedisi dirugikan, sudah terlambat, pengiriman tertunda, harus bayar lagi dan pihak Peti Kemas tidak mau tau dan tanpa ada kebijakan, untuk biaya penumpukan tergantung berapa lama, yang paling mahal itu ekspor barang terkadang jutaan bahkan sampai 5 jutaan lebih.”Ujar sumber.( M Y H)

Tags: Alat Angkut RTG Peti Kemas Sering RusakUsaha Ekspedisi Merugi
Previous Post

Bupati Bantaeng Serahkan Secara Simbolis Bantuan BLT-DD

Next Post

Tim Terpadu Jaring 84 Warga Yang Keluyuran Malam

Related Posts

HUKUM

Polsek Tombolopao Selesaikan Kasus Pengancaman Kepala Desa Kanreapia Lewat Restorative Justice

Februari 5, 2026
MAKASSAR

Tragedi Anak Sekolah dan Negara yang Gagal Berpihak

Februari 4, 2026
MAKASSAR

Menularkan Spirit Menulis di SMP Negeri 6 Polongbangkeng Utara Takalar

Januari 30, 2026
MAKASSAR

Pembina IWO-I DPW Sulsel Raih Gelar Doktor Cumlaude di UNM

Januari 29, 2026
MAKASSAR

Literasi Seni Lewat Sinrilik, Kacapi, dan Suling di SMPN 6 Polongbangkeng Utara Takalar

Januari 29, 2026
DAERAH

Dugaan Monopoli Pengawasan Teknis Jalan di Dinas PTUR Gowa Menguat

Januari 28, 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Plugin Install : Widget Tab Post needs JNews - View Counter to be installed
  • Trending
  • Comments
  • Latest
edit post

DPRK Langsa Murka! Lapak Disebut Ilegal Tapi Bertahun-tahun Dikutip Retribusi

Februari 7, 2026
edit post

Pj Geuchik Dinilai Sumber Masalah di Gampong, Wali Kota Langsa Didesak Segera Gelar Pilchik

Februari 7, 2026
edit post
Oplus_16908288

Kebakaran Mobil Lumpuhkan WiFi di Langsa Timur, Pelanggan Mengamuk Layanan Internet Mati Tanpa Tanggung Jawab

Februari 7, 2026
edit post

Perintah Walikota Lhokseumawe Tutup Galian C Dinilai Brutal, Matikan Ekonomi Warga

Februari 6, 2026
Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
edit post

DPRK Langsa Murka! Lapak Disebut Ilegal Tapi Bertahun-tahun Dikutip Retribusi

Februari 7, 2026
edit post

Pj Geuchik Dinilai Sumber Masalah di Gampong, Wali Kota Langsa Didesak Segera Gelar Pilchik

Februari 7, 2026
edit post
Oplus_16908288

Kebakaran Mobil Lumpuhkan WiFi di Langsa Timur, Pelanggan Mengamuk Layanan Internet Mati Tanpa Tanggung Jawab

Februari 7, 2026
Metro Info News
  • Redaksi
  • Pedoman Cyber
  • Tentang Kami
  • Advertise
  • Kontak

© 2023 Metro Info News - All Rights Reserved | by Shariq.ID

No Result
View All Result
  • NEWS
    • NASIONAL
      • PEMERINTAH
    • DAERAH
    • MAKASSAR
  • EKONOMI
  • KESEHATAN
  • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
    • HUKUM
    • KRIMINAL
  • SOSIAL
    • POLITIK
    • SENI DAN BUDAYA
  • RAGAM
    • DAKWAH
    • OLAHRAGA
    • OPINI
    • ADVERTORIAL
    • WISATA
  • TNI/Polri

© 2023 Metro Info News - All Rights Reserved | by Shariq.ID